Liputan (telat) dari Konser Musicademia

Senang, itulah perasaan saia ketika diajak teman saia, Nien, untuk menonton Konser Musicademia yang diadakan dalam rangka dies natalies Universitas Gadjah Mada, yang kebetulan sekali ditemukan brosurnya oleh Nien di studio. Kenapa senang? Karena sudah lebih dari 1 tahun (kayaknya *mikir mode on*) saia ga pernah nonton konser. Eits, tapi ada hal yg menambah rasa senang saia menerima ajakan tersebut, yap,pengisi acara konser ini, Addie MS, dan PSM UGM (dimana saia pernah menimba ilmu vocal disana),,wahhh..bagaimana dengan pengisi acara yang lain? saia tidak begitu kenal, tidak kenal malah. Hanya lucky oktavian yg saia tahu,maklum pengetahuan saia tentang musik hanya sekecil semut disbanding gajah (opo kui??)
Yak, hari yang ditunggu tiba, 21 November 2007. saia berangkat dengan sohib saia yg suwung ini. Jam 7 kita sudah berada di Grand Pasific Hall,beuhhh, ada antrian panjang baaanggeett. Ah, mungkin antrian ticket box. Ternyata bukan sodara, itu antrian masuk. Beuh, tiket belum ditangan pula. Menunggu lah kami berdua dengan damai plus sedikit berkodak. Setelah menunggu, si pemegang tiket kami pun datang, yakk,,1,2,3 serbu antrian!! Maju! Maju! Karcis di sobek,tas diperiksa. Ini bagian yang paling tidak mengenakkan. Roti dan minuman saia diambil..huhu,,jangan dong pak.!

                            

Masuk ruangan, sejuk, luas, banyak orang sudah duduk dengan tenang sambil mendongak ke arah panggung -yang agak sempit sih menurut kami- yang dilengkapi LCD di kedua sisi panggung. Kami mendapat tempat duduk disayap kanan. Oh ya, rombongan kami terpisah, ai, datik disayap kiri sedangkan saia,distoel, Nien and her fam duduk di sayap kanan.
Jam 19.30 MC berjaket almamater keluar dan ada prakata dikit..
Dimulailah simfoni indah pada malam ini dengan mengusung tema Harmony in Diversity..
- Indonesia Raya
Yahud, ternyata penonton masih berjiwa nasionalis. Kami semua berdiri dan mengumandangkannya.
- Bhakti Gadjah Mada
Hymne nya Gadjah Mada dinyanyikan plus Choir. Choir terdiri dari anak-anak PSM dan Twilite Choir. Apik.
- Bangun Pemuda Pemudi
- Mission Impossible
Coooll. Without choir.
- I write the song
Dibawakan oleh Lucky Oktavian. Dengan suara beratnya, agak ngantuk sih jadinya lagunya, secara gag tau juga lagu ini.
- Summer Time
Saatnya Binu D Sukaman menunjukkan suara soprannya. Tinggi banget suaranya. Emang seh oke, tapi orang dibelakang saia malah nyeletuk ”kok, kaya suara beo yah?” parah. Karena ga tahu lagunya, saia Cuma sibuk ambil foto doank. Tapi okeh kok.

                            

- Opheus in the….
Nah, ini aku gag hafal judulnya. Hanya orkestra.
- The music of the night ( Ost. Phantom of The Opera)
Dinyanyikan oleh Lucky lagi. Baguuusss.
- Yamko Rambe Yamko
Time for choir!!okeh bangeet. Diaransemen oleh Singgih Sanjaya. Oh ya, sebelum masuk lagu2 diatas, Mas Addie MS menyampaikan tema Harmony in Diversity bermakna kira-kira begini:” dalam suatu orkestra, gag hanya ada biola, tapi juga ada cello, bass,dkk maka tercipta lah harmonisasi melodi yg indah. Pemain biola mungkin pendiam,sedangkan pemain flute agak gokil, tapi itulah indahnya keanekaragaman. Begitu juga lagu yg akan dibawakan nanti, menampilkan keharmonisan dalam keberanekaragaman.”
Lagu-lagu adat yang dibawakan sebagai “reminder” bagi Bangsa Indonesia agar mencintai kekayaan budaya yang dimiliki, agar tidak direbut bangsa lain.
- Cublak-cublak Suweng
juga diaransemen oleh Singgih Sanjaya. Dan beliau pun dipersilakan berdiri sebagia bentuk penghargaan.
- Rangkaian melati
Ga tahu lagunya!! Tapi menikmati kok. Dibawain sama Binu D Sukaman dengan backsound Choir. Lagu ini diaramsemen Maladi dan Singgih Sanjaya. Di lagu ini, lagi-lagi orang dibelakang saia nyeletuk,”gila,kayak terompet suaranya..tinggi banget” coba didengar ma Binu ntar..ckckck.
- Indonesia Pusaka
Dilagu ini saia hanya bisa bertanya, gimana suasana hati sang pencipta lagu saat menciptakan lagu ini? Dalam bangett. Saia pun disentil untuk Cinta Indonesia, bukan hanya bangga. Saia terbayang pada saat penciptaan lagu ini, pasti keadaan Indonesia tidak sedang baik. Saia lahir di Indonesia, bahkan mungkin sampai saat saia menutup mata, tapi apakah saia pernah bersyukur terlahir sebagai bagian dari Bangsa Indonesia?
Dilagu ini orkestra diiringi pemain piano yang, beuh,,ampunnn dj! Namanya Levi Gunardi. Jarinya menari!! Sangat indah lagu ini dikumandangkan. Dan standing occasion pun tak terelakkan.
- Bagimu perdamaian.
Lagu dari Opera Anoman karya Addie M dan Nano Riantiarno. Sangat apik dibawakan oleh duet super maut. Binu dan Lucky plus Choir. Agaaiiinn,,semua penonton berdiri dan bertepuk tangan.
- Libiamo Netietti Callici
Karya Verdi. NO comment. How wonderful!
- One Winged Angel (Nobuo)
Lagu Final Fantasi VII ini emang dahsyat.
Di pertengahan lagu ini, Addie MS mengajak penonton bertepuk tangan dengan tempo yang diarahkannya. Seruuu!!
15 lagu dengan 10ribu, saaangggaaatttt memuaaaassskkkaaannn bagi saia. Acara diakhiri dengan penyerahan rangkaian bunga kepada Sampoerna Untuk Indonesia, Ketua Panitia, Ketua PSM, Addie MS, perwakilan UGM, Binu, Lucky, Levi, Singgih Sanjaya iya gag ya? Lupa.

Saatnya pulang. . .

                            


About this entry